13 - Ilmu

Mengajarkan Agama dan Melakukan Kewajiban Terhadap-Nya

5
×

Mengajarkan Agama dan Melakukan Kewajiban Terhadap-Nya

Sebarkan artikel ini

Ibnu Sa’d (1/331) meriwayatkan beserta sanadnya pula dari Dhuba’ah binti Zubair bin Abdul-Muthalib radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Delegasi Kabilah Bahra’ dari Yaman yang berjumlah tiga belas orang datang menuntun hewan kendaraan mereka hingga tiba di depan pintu rumah Miqdad bin ‘Amr di kawasan Bani Jadilah.

Maka keluarlah Miqdad menemui dan menyambut mereka. Ia pun mempersilakan mereka untuk singgah di salah satu rumah miliknya.

Mereka pun datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Lalu, mereka masuk Islam dan mempelajari kewajiban-kewajiban dalam Islam.

Mereka tinggal di sana selama beberapa hari, kemudian datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk berpamitan.

Maka beliau menyuruh agar mereka diberi bekal perjalanan, dan mereka pun pulang kepada keluarga mereka.

3. Abu Bakar dan Umar bin Khattab Mengajarkan Agama

ABDUR-RAZZAQ, Ibnu Abi Syaibah, Jarir dan Rustah dalam Kitab Al-Iman meriwayatkan beserta sanadnya dari Ibnu Sirin, la berkata: Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma biasa mengajari orang-orang tentang Islam, yaitu: Menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu pun denganNya, mendirikan shalat yang diwajibkan oleh Allah tepat pada waktunya, karena menyia-nyiakan
shalat berarti kebinasaan, menunaikan zakat dengan hati yang lega, berpuasa pada Bulan Ramadhan, dan mau mendengar serta menaati orang yang diangkat menjadi pemimpin.

[Demikian dalam kitab Kanzul-‘Ummål (1/69)].

Baihaqi dan Ashbahani meriwayatkan beserta sanadnya dalam Kitab Al-Hujjah dari Hasan, ia berkata: Seorang Arab Badui datang kepada Umar, lalu la berkata, “Wahai, Amirul-Mukminin. Ajarilah saya tentang agamal”

Umar berkata, “Kamu bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji ke baitullah, berpuasa pada bulan Ramadhan, cukuplah kamu melihat amalan orang lain yang tampak, janganlah mencari tahu rahasia orang lain, dan hindarilah segala sesuatu yang dirasa malu untuk dilakukan.

Jika kelak kamu bertemu dengan Allah, maka katakanlah: Umar telah memerintahkan hal ini kepadaku.”

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ibnu ‘Adi, Baihaqi dan Lalika’i dari Hasan, ia berkata: Seorang Arab Badui datang kepada Umar, lalu berkata, “Wahai, Amirul-Mukminin, ajarilah saya tentang agama!” -Lalu, perawi meneruskan riwayat yang sama dengan hadis di atas, dan menambahkan pada akhirnya:
Kemudian, Umar berkata, “Hai, hamba Allah. Peganglah hal ini!

Lalu, apabila kelak kamu bertemu dengan Allah, maka katakanlah apa yang terlintas dalam pikiranmu.”

[Baihaqi berkata: Bukhari berkata: Hadis ini mursal, karena Hasan (Al-Bashri) tidak bertemu dengan Umar. -Demikian dalam Kitab Kanzul-‘Ummâl (1/70)].

error: Allahu Akbar