5 - Nusroh

Nabi SAW. Memerangi Bani Nadhir (Yahudi) dan Mengusir dari Madinah karena Berkhianat

124
×

Nabi SAW. Memerangi Bani Nadhir (Yahudi) dan Mengusir dari Madinah karena Berkhianat

Sebarkan artikel ini

Maka mereka membawa apa saja yang bisa mereka bawa, bahkan mereka juga membawa pintu-pintu rumah mereka.

Mereka merobohkan rumah mereka dengan tangan mereka sendiri, membongkarnya, dan memuat kayu-kayu yang bisa mereka bawa.

Perpindahan mereka ini merupakan pengusiran besar-besaran yang pertama kali menuju Syam.

Demikian ini diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abd bin Humaid dalam kitab tafsirnya, dari Abdur-Razzaq.

Hadis-hadis tersebut sekaligus merupakan sanggahan terhadap pendapat Ibnut-Tin yang menyatakan bahwa dalam kisah ini tidak terdapat satu hadis pun yang memiliki sanad.

[Demikian dalam Kitab Fathul Bâri (7/232)].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abu Dawud, dari jalur sanad Abdur. Razzaq, dari Ma’mar secara panjang lebar, disertai tambahan. Juga oleh Abdur Razzaq, Ibnu Mundzir, dan Baihaqi dalam Kitab Dala ilun-Nubuwwah, sebagaimana dalam kitab Badzlul-Majhûd dari Kitab Ad-Durrul-Mantsûr.

Baihaqi meriwayatkan pula beserta sanadnya dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengepung Bani Nadhir sampai mereka tidak bisa bertahan lagi.

Akhirnya mereka memenuhi tuntutan yang beliau inginkan dari mereka. Lalu beliau mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dengan kesepakatan bahwa beliau mencegah pertumpahan darah terhadap mereka, mengeluarkan mereka dari tanah mereka, dari rumah mereka, dan dari kampung halaman mereka, dan memberangkatkan mereka menuju Adzri’at di Syam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyediakan seekor unta dan persediaan air untuk setiap tiga orang.

Baihaqi juga meriwayatkan beserta sanadnya, dari Muhammad bin Maslamah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengutusnya kepada Bani Nadhir dengan perintah agar memberi tenggang waktu tiga hari bagi mereka untuk meninggalkan kampung mereka. [Demikian dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir (4/333)].

Menurut riwayat Ibnu Said disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengutus Muhammad bin Maslamah kepada mereka dengan pesan, “Keluarlah kalian dari negeriku. Janganlah kalian tinggal berdampingan denganku, karena kalian telah berencana untuk mengadakan pengkhianatan terhadapku.

Aku beri kalian tenggang waktu sepuluh hari untuk meninggalkan kampung ini.”

[Demikian dalam Kitab Fathul-Bârî (7/233)].

error: Allahu Akbar