BAIHAQI meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Sunan-nya (9/179) dari Muhammad bin Ishaq bin Yasar dalam kisah mengenai Khalid bin Walid radhiyolláhu ‘anhu setelah usai peperangan Yamamah.
lbnu Ishaq berkata: Lalu Abu Bakar Shiddiq radhiyallâhu ‘anhu menulis surat kepada Khalid bin Walid ketika berada di Yamamah:
“Dari hamba Allah, Abu Bakar, khalifah Rasulullah shallallähu ‘alaihi wasallam, kepada Khalid bin Walid serta orang-orang yang bersamanya dari kalangan sahabat Muhajirin, sahabat Anshar dan para tabi’in.
Salâmun alaikum!
Dihadapan kalian, aku memuji Allah Yang tidak ada Tuhan selain Dia. Amma ba’du: Segala puji bagi Allah Yang telah menunaikan janji-Nya, menolong hamba-Nya, memuliakan kekasih-Nya, menghinakan musuh-Nya, dan mengalahkan seluruh golongan yang bersekutu sendirian.
Sesungguhnya Allah Yang tidak ada Tuhan selain Dia telah berfirman:
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa.
Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesuduh (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasiq.” (QS. An-Nür: 55)
Itu adalah janji-Nya yang tidak akan Dia ingkari, dan sebagai firman yang tidak ada keraguan di dalamnya.
Dia telah mewajibkan jihad kepada orang-orang.mukmin, dengan berfirman:
“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahul, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-8aqarah: 216).
Oleh karena itu berusahalah untuk mendapatkan janji Alah kepada kalian secara sempurna (dengan memenuhi syarat-syaratnya).
Dan taatilah Dia terhadap apa yang telah diwajibkan kepada kalian, meskipun terasa sebagai beban yang berat bagi kalian, meskipun akan menimbulkan suatu musibah yang berat, dan meskipun memerlukan pengorbanan harta dan jiwa kalian.






