1 - Dakwah

Dakwah Nabi SAW. kepada Kabilah Aus dan Khazraj di Musim Haji

6
×

Dakwah Nabi SAW. kepada Kabilah Aus dan Khazraj di Musim Haji

Sebarkan artikel ini

Aku berkata, “Siapakah mereka itu wahai Ibu?”

la berkata, “Enam atau tujuh orang. Diantara mereka ada tiga dari Bani Najjar: As’ad bin Zurarah dan dua orang putra Afra.

Namun Ummu Sa’d tidak menyebutkan untukku nama-nama yang lain.

Lanjutnya: Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam duduk di hadapan mereka. Beliau menyeru mereka kepada agama Allah ‘azza wajalla, kemudian membacakan Al-Qur’an kepada mereka.

Mereka pun memenuhi seruan Allah dan Rasul-Nya, lalu mereka berhaji pada tahun berikutnya. Ketika itulah terjadi Bai’at ‘Aqabah pertama.

Kemudian terjadi pula Bai’at ‘Aqabah kedua. Aku pun bertanya kepada Ummu Sa’d, “Berapa lama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tinggal di Makah?”

la berkata, “Apakah kamu belum pernah mendengar perkataan Abu Shirmah, Qais bin Abu Anas?”

Aku berkata, “Aku tidak mengetahui apa yang ia katakan.”

Lalu ia membacakan syair Abu Shirmah kepadaku.

Beliau tinggal bersama kabilah Quraisy sekian belas tahun berdakwah, dan berharap akan mendapatkan sahabat sejati.

-Lalu perawi menyebutkan bait-bait syair sebagaimana yang akan disebutkan pada bagian selanjutnya dalam Bab menolong Agama Allah, dari hadis riwayat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma.

Abu Nu’aim meriwayatkan pula beserta sanadnya dalam kitab Dala ilun-Nubuwwah (hal, 105) dari ‘Aqil bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu dan Zuhri, ia berkata: Setelah sikap orang-orang musyrik terasa semakin berat bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau berkata kepada pamannya Abbas bin Abdul-Mutthalib radhiyallahu ‘anhu, “Wahai paman! Allah ‘azza wajalla akan menolong agama-Nya dengan mempergunakan suatu kaum yang menganggap ringan untuk menghinakan Kabilah Quraisy sebagai kemuliaan bagi Allah ta’ala.

Maka bawalah aku ke pasar ‘Ukazh, lalu tunjukkanlah aku tempat-tempat singgah berbagai kabilah bangsa Arab. Aku akan menyeru mereka kepada agama Allah ‘azza wajalla, agar mereka melindungiku dan memberiku tempat sehingga aku dapat menyampaikan risalah dari Allah ‘azza wajalla yang dengannya Dia mengutusku.”

Lalu Abbas berkata, “Hai keponakanku! Berangkatlah ke Pasar ‘Ukazh. Aku akan menyertaimu untuk menunjukkan kepadamu tempat-tempat singgah berbagai kabilah.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memulainya dari Kabilah Tsaqif, kemudian mendatangi satu demi satu kabilah-kabilah lainnya dalam tahun tersebut.

Pada tahun berikutnya, yakni ketika Allah ta’âlâ memerintahkan agar melakukan dakwah secara terang-terangan, beliau bertemu dengan enam orang dari Kabilah Khazraj dan Aus, yaitu: (1) As’ad bin Zurarah, (2) Abu Haitsam bin Tayyihan, (3) Abdullah bin Rawahah, (4) Sa’d bin Rabi’, (5) Nu’man bin Haritsah, dan (6) ‘Ubadah bin Shamit.

Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menemui mereka pada hari-hari ketika jamaah haji berada di Mina di dekat tempat melempar Jumrah ‘Aqabah pada malam hari.

Beliau duduk di hadapan mereka, lalu mengajak mereka kepada agama Allah ‘azza wajalla, beribadah kepada-Nya, dan menolong agama-Nya yang dengannya Dia telah mengutus para nabi dan utusan-Nya.

error: Allahu Akbar