1 - Dakwah

Dakwah Nabi SAW. kepada Kabilah Bani Ka’b saat Musim Haji

95
×

Dakwah Nabi SAW. kepada Kabilah Bani Ka’b saat Musim Haji

Sebarkan artikel ini

ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Dala ilun-Nubuwwah (hal. 100) dari Abdurrahman Al-Amiri dari orang orang tua di kalangan kaumnya, mereka berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam datang kepada kami ketika kami berada di pasar ‘Ukazh.

Lalu la berkata, “Dari kabilah manakah kalian?”

Kami berkata, “Dari Kabilah Bani Amir bin Sha’sha’ah.”

la bertanya, “Bani Amir dari marga yang mana?”

Kami berkata, “Marga Bani Ka’b bin Rabi’ah.”

la berkata, “Bagaimana kekuatan pertahanan kalian?”

Kami berkata, “Pertahanan kami tidak tertandingi dan kekuatan kami tidak terbendung.”

Lalu beliau berkata kepada mereka, “Aku adalah utusan Allah. Jika aku datang ke negeri kalian, bersediakah kalian untuk melindungiku sehingga aku bisa menyampaikan risalah dari Tuhanku? Aku tidak akan memaksa seorang pun dari kalian atas sesuatu.”

Mereka berkata, “Dari kabilah Quraisy yang manakah engkau?”

Beliau berkata, “Dari Bani Abdul-Mutthalib.”

Mereka berkata, “Bagaimana kedudukanmu dalam pandangan Bani ‘Abdu Manaf?”

Beliau berkata, “Mereka adalah orang-orang yang pertama kali mendustakan dan mengusirku.”

Mereka berkata, “Tetapi kami tidak mengusirmu dan tidak beriman kepadamu. Kami akan melindungimu, sehingga kamu dapat menyampaikan risalah dari Tuhanmu.”

Maka beliau pun singgah di tempat mereka, sedangkan orang-orang berjual-beli. Tiba-tiba datanglah kepada mereka Baiharah bin Firas Al-Qusyairi, lalu berkata, “Siapakah orang yang aku lihat bersama kalian itu? Aku tidak mengenalinya.”

Mereka berkata, “Muhammad bin Abdullah Al-Quraisyi.”

la berkata, “Ada hubungan apa antara kalian dengannya?”

Mereka berkata, “la berkata kepada kami bahwa ia adalah utusan Allah. la meminta kepada kami agar kami melindunginya, sehingga ia dapat menyampaikan risalah dari Tuhannya.”

la berkata, “Lalu apa jawaban yang kalian berikan kepadanya?”

Mereka berkata, “Kami berkata kepadanya: Kami menyambut kedatanganmu dengan senang hati dan dada yang lapang. Kami akan membawamu keluar, ke negeri kami, dan kami akan melindungimu sebagaimana kami melindungi diri kami sendiri.”

error: Allahu Akbar