1 - Dakwah

Dakwah Nabi SAW. kepada Kabilah Bani Syaiban saat Musim Haji

2
×

Dakwah Nabi SAW. kepada Kabilah Bani Syaiban saat Musim Haji

Sebarkan artikel ini

ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Dalā’ilun-Nubuwwah (hal. 96) dari Ibnu ‘Abbas dari Ali bin Abu Thalib radhiyallāhu ‘anhu, ia berkata: Setelah Allah ‘azza wajalla memerintahkan Nabinya shallallahu ‘alaihi wasallam agar menawarkan kepada kabilah-kabilah Bangsa Arab agar menerima diri beliau, beliau pun keluar rumah menuju Mina, sedangkan aku dan Abu Bakar menyertainya.

Akhirnya sampailah kami ke salah satu majelis orang-orang Arab. Abu Bakar pun maju, lalu mengucapkan salam —Abu Bakar adalah orang yang pemberani pada setiap saat dan ahli dalam bidang nasab— ia pun berkata, “Dari kabilah manakah kalian?”

Mereka berkata, “Dari kabilah Rabi’ah.”

Ia berkata, “Kabilah Rabi’ah dari marga yang mana?” —Lalu perawi meneruskan hadisnya secara panjang lebar.

Dalam riwayatnya disebutkan bahwa Ali radhiyallāhu ‘anhu berkata: Kemudian kami sampai ke suatu majelis yang penuh dengan ketenangan. Di sana terlihat para sesepuh yang memiliki derajat dan keutamaan.

Maka majulah Abu Bakar, lalu mengucapkan salam -Ali berkata: Abu Bakar adalah orang yang pemberani dalam setiap kesempatan-Lalu Abu Bakar berkata kepada mereka, “Dari kabilah manakah kalian?”

Mereka berkata, “Kami adalah Kabilah Bani Syaiban bin Tsa’labah”

Lalu Abu Bakar menoleh kepada Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Aku rela mengorbankan ayah dan ibuku demi engkau! Selain mereka tidak ada yang memiliki kemuliaan melebihi mereka di antara kaumnya.”

Diantara yang hadir dalam majelis tersebut adalah: Mafrug bin Am, Hani bin Qabishah, Mutsanna bin Haritsah, dan Nu’man bin Syarik.

Diantara mereka, yang paling dekat tempat duduknya dari Abu Bakar adalah Mafruq bin ‘Amr.

Kelihaian Mafruq dalam berbicara dan gaya bahasanya pun telah mengalahkan mereka. Rambutnya berjambul dua dengan ujung yang jatuh ke dadanya. la adalah orang yang paling dekat tempat duduknya dari Abu Bakar.

Maka Abu Bakar berkata kepadanya, “Bagaimana dengan jumlah kalian?Mafruq berkata kepadanya, “Jumlah kami lebih dari seribu orang. Pasukan dengan jumlah seribu orang tidak akan dikalahkan karena sedikitnya jumlah.”

Abu Bakar berkata, “Bagaimana dengan kekuatan pertahanan kalian?”

error: Allahu Akbar