4 - Hijrah

Orang-Orang Quraisy Utus ‘Amr bin Ash kepada Raja Najasyi agar Membawa Para Sahabat Nabi Kembali ke Mekah

1
×

Orang-Orang Quraisy Utus ‘Amr bin Ash kepada Raja Najasyi agar Membawa Para Sahabat Nabi Kembali ke Mekah

Sebarkan artikel ini

IBNU ISHAQ meriwayatkan beserta sanadnya, dan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, bahwa ia berkata: Ketika itu, kehidupan di Kota Makah menjadi amat sulit bagi para sahabat radhiyallahu ‘anhum.

Mereka disiksa dan mengalami penderitaan di sana.

Mereka juga melihat sendiri betapa besar ujian dan cobaan yang menimpa mereka karena agama yang mereka anut.

Dalam pada itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak sanggup melindungi mereka, sedangkan beliau berada di bawah perlindungan kerabat dan pamannya.

Beliau tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang dialami para sahabat radhiyallahu ‘anhum.

Maka, pada saat itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada mereka, “Di Negeri Habasyah ada seorang raja. Siapa pun yang tinggal di dalam kerajaannya tidak akan ditindas.

Maka pergilah kalian ke negerinya, dan tinggallah di sana, sampai Allah memberikan kemudahan dan jalan keluar dari keadaan yang kalian hadapi.”

Lalu kami berangkat ke Habasyah dalam beberapa kelompok yang bersusulan, hingga akhirnya kami berkumpul di sana.

Kami tinggal di sebuah negeri yang terbaik di dekat orang yang baik, sehingga kami bisa menjalankan agama kami dengan aman dan tanpa merasa takut dengan kezaliman.

Maka, ketika orang-orang Quraisy melihat bahwa kami telah menemukan tempat tinggal yang aman, mereka merasa ini terhadap kami.

Lalu mereka bersepakat untuk mengirimkan delegasi kepada Raja Najasyi, dengan maksud untuk mengeluarkan kami dari negeri Habasyah dan mengembalikan kami ke tempat mereka.

Orang-orang Quraisy pun mengirim ‘Amr bin Ash dan Abdullah bin Abu Rabi’ah.

Mereka juga mengumpulkan hadiah untuk Raja Najasyi dan para pembesarnya. Masing-masing telah mereka siapkan hadiah khusus.

Orang-orang Quraisy mengatakan kepada kedua delegasi mereka, “Berikan hadiah kepada setiap pembesar sebelum kalian berbicara mengenai kaum muslimin.

Setelah itu, berikan hadiah kepada Raja Najasy. Jika memungkinkan, berusahalah agar Najasyi mengembalikan kaum muslimin kepada kalian sebelum ia berbicara langsung dengan mereka.”

Maka berangkatlah kedua delegasi itu ke Negeri Raja Najasyi dan memberi hadiah kepada para pembesar, lalu berbicara kepada mereka.

Mereka berkata, “Kami datang kepada Raja kalian untuk menyelesaikan masalah orang-orang bodoh dari kabilah kami.

Mereka telah meninggalkan agama kabilah mereka, dan mereka juga tidak memeluk agama kalian.

Orang-orang dalam kabilah mereka telah mengutus kami ke sini dengan maksud agar Sang Raja berkenan mengembalikan orang-orang bodoh itu ke tempat mereka.

Maka nanti, ketika kami berbicara kepada Raja, sarankanlah ia untuk menyetujui keinginan kami.”

error: Content is protected !!