12 - ShalatUpdate

Kecintaan dan Perhatian Nabi SAW. Terhadap Shalat (2)

127
×

Kecintaan dan Perhatian Nabi SAW. Terhadap Shalat (2)

Sebarkan artikel ini

5. Hadits ‘Aisyah Radhiyallahu Anh Mengenal Bacaan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Ketika Qiyamullail

AHMAD meriwayatkan beserta sanadnya dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa seseorang menceritakan kepadanya bahwa ada orang-orang yang mengkhatamkan Alquran satu atau dua khataman dalam satu malam, Maka ‘Aisyah berkata, “Mereka membaca Alquran, namun sebenarnya mereka tidak membaca.

Dulu aku pernah salat malam bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada malam purnama Beliau membaca surat Al-Baqarah, Ali Imran dan An-Nisa’.

Setiap kali melewati ayat yang berisi ancaman pasti beliau berdoa kepada Allah dan memohon perlindungan kepadaNya, dan setiap kali melewati ayat yang berisi kabar gembira pasti beliau berdoa kepada Allah dan mengharap kepadaNya.”

[Haitsami (2/272) berkata: Diriwayatkan oleh Ahmad -dalam riwayat yang lain olehnya disebutkan: Salah seorang di antara mereka mengkhatamkan Alquran dua atau tiga khataman-juga oleh Abu Ya’la. Dalam sanadnya terdapat ibnu Lahi’ah. Ia dipermasalahkan].

6. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam-Ketika Sakit- Menyuruh Agar Abu Bakar Radhiyallahu Anhu Mengimami Orang-orang Dalam Shalat

IMAM BUKHARI meriwayatkan beserta sanadnya dari Aswad, ia berkata: Ketika berada di rumah ‘Aisyah, kami membicarakan tentang menekuni dan mengagungkan salat.

‘Aisyah berkata: Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sedang sakit yang menyebabkan beliau wafat, di saat waktu salat telah tiba, lalu Bilal mengumandangkan azan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Suruhlah Abu Bakar untuk mengimami orang-orang dalam salat.”

Lalu, dikatakan kepada beliau, “Abu Bakar adalah orang yang mudah terbawa perasaan. Apabila ia berdiri di tempatmu (mihrab), ia tidak akan sanggup mengimami orang-orang dalam salat.”

Beliau mengulangi ucapannya, lalu mereka pun mengulangi ucapan mereka. Beliau mengulangi ucapannya untuk yang ketiga kalinya, lalu berkata, “Kalian seperti para wanita di sekitar Yusuf.

Suruhlah Abu Bakar untuk mengimami orang-orang dalam salat.”

Maka Abu Bakar keluar mengimami orang-orang dalam salat. Lalu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam merasa agak enak badan, maka beliau pun keluar dengan dipapah di antara dua orang.

Aku masih terbayang ketika melihat kedua kaki beliau terseret hingga meninggalkan jejak garis di tanah karena masih sakit.

Lalu, Abu Bakar ingin mundur, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberi isyarat kepadanya agar tetap di tempatnya.

Kemudian, beliau dipapah hingga duduk disamping Abu Bakar.

error: Allahu Akbar