1. Pengingkaran Para Sahabat Terhadap Seorang Badui yang Kencing di Dalam Masjid dan Sikap Nabi SAW. Terhadapnya
MUSLIM dan lafal hadis ini menurut riwayatnya dan Thahawi meriwayatkan beserta sanadnya dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Ketika kami berada di dalam masjid bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba datanglah seorang Arab Badui.
Lalu, ia buang air kecil sambil berdiri di dalam masjid.
Maka para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berseru, “Hentikan! Hentikan!”
Anas berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Janganlah kalian menghentikan kencingnya! Biarkanlah ia!”
Maka para sahabat pun membiarkannya hingga selesai buang air kecil.
Kemudian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memanggilnya, lalu bersabda kepadanya, “Sesungguhnya, masjid tidak pantas untuk buang air kecil ataupun kotoran lainnya.
Namun, masjid adalah untuk zikrullah, shalat dan membaca Alquran.”
(Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) Anas berkata: Kemudian, beliau menyuruh seseorang untuk mengambil seember air dan menyiramkannya ke atas air kencing itu.
2. Kisah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Bersama Orang-orang yang Duduk Berzikir di Masjid
MUSLIM meriwayatkan beserta sanadnya dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Suatu ketika Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu keluar menemui sebuah halaqah di masjid, lalu berkata, “Apa yang membuat kalian duduk (di sini)?”
Mereka berkata, “Kami duduk di sini untuk berzikir mengingati Allah.”
Mu’awiyah berkata, “Sumpah demi Allah) Kalian duduk disini hanya karena perkara itu?””
Mereka berkata, “Kami duduk di sini hanya karena perkara itu.”
Muawiyah berkata, Aku meminta kalian bersumpah bukan karena aku bersangka buruk terhadap kalian.
Orang yang sedekat aku dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tidak ada yang lebih sedikit meriwayatkan hadis beliau daripada aku.
Suatu kali Rasulullah shallallahu alaihi wasallam keluar menemui sebuah halaqah para sahabat, lalu beliau bertanya, “Apa yang membuat kalian duduk (di sini)?”
Mereka berkata, “Kami duduk di sini untuk berzikir mengingat Allah serta memuji-Nya atas hidayah Islam yang Dia berikan kepada kami dan juga karunia yang Dia anugerahkan kepada kami.





