Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ibnu ‘Abdil-Barr dalam Kitab Al-Isti’ab (4/164).
Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abu ‘Amr Ad-Dani dalam Kitab Thabaqâtul-Qurra, -sebagaimana dalam kitab Kanzul-‘Ummal (1/219).
4. Perkataan Ali Radhiyallahu ‘Anhu Mengenai Orang-orang yang Membaca Alquran
THABRANI meriwayatkan beserta sanadnya dalam Kitab Al-Mu’jamul-Ausath dari Kulaib bin Syihab, ia berkata: Suatu ketika Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu mendengar suara gaduh di dalam masjid, karena orang-orang yang membaca Alquran dan mengajarkannya.
Lalu, ia berkata, “Beruntunglah mereka! Mereka adalah orang-orang yang paling disukai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”
[Demikian dalam kitab Majma’uz-Zawâ id (7/166)].
Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Kbnu Mani’ dengan lafal yang sebagian besarnya sama, -sebagaimana dalam Kitab Kanzul-‘Ummâl (1/218).
Menurut riwayat Bazzar sebagaimana dalam kitab Majma’uz-Zawa’id (7/162) dari Kulaib juga, ia berkata: Ketika Ali berada di masjid – aku kira perawi berkata: Masjid Kufah-, ia mendengar suara yang begitu keras, lalu ia bertanya, “Siapakah mereka?”
Lalu, seseorang berkata, “Orang-orang yang membaca Alquran atau belajar Alquran.”
Lalu, Ali berkata, “Sungguh, mereka adalah orang-orang yang paling disukai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”
[Haitsami (7/166) berkata: Dalam sanad Thabarani terdapat Hafsh bin Sulaiman Al-Ghadhiri, dan ia adalah perawi yang matrûk, dinyatakan tsiqah oleh Ahmad dalam satu riwayat, dan dinyatakan dha’if dalam riwayatnya yang lain.
Dalam sanad Bazzar terdapat Ishaq bin Ibrahim Ats-Tsaqafi, dan dia adalah rawi yang dha’if]
5. Kisah Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu Bersama Orang-orang di Pasar
THABRANI meriwayatkan beserta sanadnya dalam Kitab Al-Mu’jamul-Ausath dengan sanad hasan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa suatu ketika ia lewat di pasar Madinah. Ia pun berhenti di sana lalu berkata, “Hai, orang-orang yang ada di pasar, betapa lemahnya kalian!”
Mereka berkata, “Ada apa, wahai Abu
Hurairah?”
la berkata, “Warisan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang dibagi-bagikan, sedangkan kalian berada di sini? Pergilah untuk mengambil jatah kalian!”
Mereka bertanya, “Di mana itu?”
Abu Hurairah berkata, “Di masjid.”
Lalu, orang-orang pasar pun bergegas pergi, sedangkan Abu Hurairah berdiri menunggu mereka hingga kembali.





