9 - Cinta

Beberapa Kisah yang Menunjukkan Kecintaan Para Sahabat kepada Nabi SAW

38
×

Beberapa Kisah yang Menunjukkan Kecintaan Para Sahabat kepada Nabi SAW

Sebarkan artikel ini

Kalau sekiranya aku tidak datang dan memandang wajahmu, aku kira nyawaku akan melayang.

Kemudian, aku ingat pula bahwasanya apabila nanti aku masuk surga, kedudukanku akan berada jauh di bawahmu.

Hal itu, tentu akan terasa berat bagiku. Aku ingin agar bisa bersamamu dalam satu derajat di surga.”

Atas ucapannya itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak memberikan jawaban sedikitpun, lalu Allah ‘azza wajalla menurunkan ayat: “Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh.

Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS. an Nisa: 69).

Kemudian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memanggil orang itu dan membacakan ayat itu kepadanya.

[Haitsami (7/7) berkata: Diriwayatkan oleh Thabrani, dalam sanadnya terdapat ‘Atha’ bin Sa’ib, ingatannya telah kacau].

3. Kisah Seorang Sahabat yang Mempersiapkan Diri untuk Menghadapi Hari Kiamat dengan Kecintaan Kepada Allah dan Rasul-Nya

BUKHARI dan Muslim meriwayatkan beserta sanadnya dari Anas radhiyallohu ‘anhu, bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang kapan akan terjadi hari kiamat.

Beliau balik bertanya, “Apa yang telah kamu Persiapkan untuk menghadapinya?”

la menjawab, “Tidak ada selain kecintaanku kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Beliau bersabda, “Kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai.”

Anas berkata: Kami tidak pernah merasa begitu gembira seperti kegembiraan kami dengan ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam itu, “Kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai.”

Anas berkata: Aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar, dan Umar radhiyallahu ‘anhuma.

Aku berharap akan bersama mereka karena kecintaanku kepada mereka itu.

Disebutkan dalam riwayat lain oleh Imam Bukhari bahwa seorang laki-laki Badui datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bertanya, “Wahai, Rasulullah! Kapan hari kiamat akan terjadi?”

Beliau balik bertanya, “Payah kamu! Apa yang telah kamu Persiapkan untuk menghadapinya?”

la menjawab, “Tidak ada yang aku persiapkan untuknya selain kecintaanku kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Beliau bersabda, “Kamu akan bersama orang yang kamu cintai.”

Anas radhiyallahu ‘anhu bertanya, “Apakah untuk kita juga berlaku demikian?”

error: Content is protected !!