13 - IlmuUpdate

Kecintaan Para Sahabat Nabi SAW. Terhadap Ilmu

161
×

Kecintaan Para Sahabat Nabi SAW. Terhadap Ilmu

Sebarkan artikel ini

Suatu ketika sampai kabar kepadaku bahwa orang Ansar itu memiliki hadis. Maka aku pun datang ke rumahnya ketika ia sedang tidur siang.

Lalu, aku menjadikan kain syalku sebagai alas duduk di depan Pintu rumahnya, sementara angin menghamburkan debu-debu ke tubuhku.

la pun keluar rumah dan melihatku. la berkata, “Wahai, saudara sepupu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam! Apa yang membuatmu datang ke sini? Mengapa tidak engkau kirim utusan kepadaku agar aku datang sendiri kepadamu?”

Aku pun mengatakan, “Tidak, aku lebih pantas untuk datang kepadamu.”

Ibnu Abbas berkata: Lalu, aku bertanya kepadanya tentang hadis tersebut.

Kemudian, orang Ansar itu panjang umur, sehingga ia melihatku ketika orang-orang berkumpul di sekelilingku untuk bertanya (tentang ilmu) kepadaku.

Maka orang Ansar itu berkata, “Anak muda ini lebih pintar daripada aku.” (Al-Hakim berkata -dan disepakati oleh Dzahabi-: Ini hadis sahih berdasarkan syarat sanad Bukhari).

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Darimi dan Harits di dalam musnad mereka dari ibnu ‘Abbas dengan lafal yang sama, -sebagaimana dalam kitab Al-Ishabah (2/331), juga oleh Thabarani dan para perawinya adalah perawi kitab Shahih-sebagaimana dikatakan oleh Haitsami (9/277).

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh ibnu ‘Abdil-Barr dalam kitab Jami’u Bayânil-‘Ilm (1/85) dan ibnu Sa’d dalam Thabaqât-nya (4/182) dengan lafal yang sebagian besarnya sama.

Bazzar meriwayatkan beserta sanadnya dari ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Setelah berbagai kota berhasil ditaklukkan, orang-orang sibuk dengan urusan dunia, sementara aku sibuk menyertai Umar radhiyallahu ‘anhu.”

Maka kebanyakan hadis ibnu ‘Abbas berasal dari riwayat Umar. [Haitsami (1/161) berkata: Para perawinya adalah perawi kitab Shahih].

error: Allahu Akbar