18 - BerkahUpdate

Para Malaikat Menawan dan Melawan Kaum Musyrikin saat Perang Badar

222
×

Para Malaikat Menawan dan Melawan Kaum Musyrikin saat Perang Badar

Sebarkan artikel ini

Pada hari itu, mereka telah membunuh tujuh puluh orang dan menawan tujuh puluh orang (dari kaum musyrikin).

[Demikian dalam kitab Al-8idâyah (3/279)].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abu Nu’aim dalam kitab Dala’ilun-Nubuwwah (2/170) dari Ibnu ‘Abbas dalam sebuah hadis yang panjang mengenai Perang Badar dengan lafal yang sebagian besarnya sama.

Abu Nu’aim juga meriwayatkan beserta sanadnya dari lbnu ‘Abbas dari seorang laki-laki dari kalangan Bani Ghifar, ia berkata: Aku beserta salah seorang saudara sepupuku bergerak naik ke sebuah bukit yang dari sana, kami dapat melihat terjadinya peperangan Badar.

Ketika itu kami masih dalam keadaan musyrik. Disana kami menunggu hasil pertempuran, pihak manakah yang kalah. Lalu kami akan turut menjarah harta rampasan.

Ketika kami berada di atas bukit, tiba-tiba segumpal awan mendekat ke arah kami. Dari dalamnya kami mendengar suara ringkikan lirih sekawanan kuda.

Lalu aku mendengar seseorang berseru, “Majulah, hai Haizum!”

Maka saudara sepupuku pecah jantungnya dan langsung mati seketika. Sedangkan aku nyaris mati, namun aku berusaha tetap bertahan.

Abu Nu’aim meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Dalâ’ilun-Nubuwwah (hal. 164) dari Abu Thalhah radhiyallâhu ‘anhu, ia berkata, “Kami bersama Rasulullahshallallàhu ‘alaihi wasallam dalam suatu peperangan. Lalu setelah bertemu musuh, beliau berseru: “Wahai Yang menguasai hari pembalasan! Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan!”

Lalu sungguh, aku melihat orang-orang dari kalangan musuh, mereka roboh ditebas oleh para malaikat dari arah depan maupun belakang.”

Baihaqi meriwayatkan beserta sanadnya dari Abu Umamah bin Sahl, dari anaknya, ia berkata, “Hai anakku! Aku telah mengalami sendiri Perang Badar.

Sungguh, salah seorang dari kami ada yang menunjuk ke arah kepala orang musyrik, lalu kepalanya itu jatuh terpenggal sebelum pedang itu sampai kepadanya.”

[Demikian dalam kitab Al-8idayah (3/281)].

error: Allahu Akbar