Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Al-Hakim (3/409) dari Abu Umamah dengan lafal yang semakna, hanya saja dalam riwayatnya disebutkan, Sesungguhnya salah seorang dari kami menunjuk dengan pedangnya… [A-Hakim berkata: Sanadnya sahih, namun Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya beserta sanadnya dalam kitab Shahih mereka.] [Dinyatakan sahih oleh Dzahabi].
Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Thabarani dari Abu Umamah dengan lafal yang sebagian besarnya sama dengan riwayat AI-Hakim.
[Haitsami (6/84) berkata: Dalam sanadnya terdapat Muhammad bin Yahya Al-Iskandari.] [Ibnu Yunus berkata: la meriwayatkan hadis-hadis munkar].
Ibnu Ishaq meriwayatkan beserta sanadnya dari Abu Waqid Al-Laitsi, ia berkata, “Sungguh, aku pernah mengikuti salah seorang laki-laki dari kaumn musyrikin untuk memenggal lehernya.
Namun kepalanya telah jatuh terpenggal sebelum pedangku sampai ke lehernya. Aku pun mengerti bahwa ada orang lain yang telah membunuhnya.” [Demikian dalam kitab Al-Bidâyah (3/281)].
Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ahmad dari Abu Dawud Al-Mazini yang telah mengikuti perang Badar, ia berkata, “Aku pernah mengikuti…”
Lalu perawi itu meneruskan riwayatnya dengan lafal yang sebagian besarnya sama. [Haitsami (6/83) berkata: Dalam sanadnya terdapat seorang perawi yang tidak disebutkan namanya].
Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abu Nu’aim dalam kitab Dala ilun-Nubuwwah (hal. 170) dari Abu Dawud Al-Mazini, dengan lafal yang sebagian besarnya sama.
Dalam riwayatnya disebutkan, “Aku pernah mengikuti salah seorang laki-laki dari kaum musyrikin pada Perang Badar.”
Thabrani meriwayatkan beserta sanadnya dalam Kitab A-Mu jamul-Ausath dari Sahl bin Abu Hatsmah bahwasanya pada peristiwa Perang Badar, Abu Burdah Al-Haritsi radhiyallâhu anhumâ datang dengan membawa tiga kepala kepada Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam.
Lalu tatkala Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam melihatnya, beliau bersabda, “Kamu telah berhasil melakukan sesuatu yang hebat!”






