13 - IlmuUpdate

Pengingkaran dan Teguran Keras kepada Orang yang Sibukkan Diri Pelajari Ilmu dari Ahlul Kitab

155
×

Pengingkaran dan Teguran Keras kepada Orang yang Sibukkan Diri Pelajari Ilmu dari Ahlul Kitab

Sebarkan artikel ini

Lanjut Umar: Aku pun berdiri lalu mengatakan, “Aku rela Allah sebagai Rabb-ku, Islam sebagai agamaku, dan engkau sebagai Rasulku.”

Kemudian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun turun.

[Haitsami (1/182) berkata: Dalam sanadnya terdapat Abdurrahman bin Ishaq Al-Wasithi, dinyatakan dha’if oleh Ahmad dan beberapa muhaddits)].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh ibnul-Mundzir, ibnu Abi Hatim, ‘Uqaili, Nashr Al-Maqdisi dan Sa’id bin Manshur, -sebagaimana dalam kitab Kanzul-‘Ummål (1/94).

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abdur-Razzaq dan yang lainnya dari Ibrahim An-Nakha’i secara ringkas, terbatas pada riwayat yang mauqûf, -sebagaimana dalam kitab Kanzul-‘Ummal.

3. Riwayat Jabir Radhiyallahu ‘Anhu Mengenai Pengingkaran Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Terhadap Umar Radhiyallahu ‘Anhu Karena Menyalin Sebagian Isi Kitab Taurat

IBNU ‘ABDIL-BARR meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Jami’u Bayânil-‘Ilm (2/42) dari jalur sanad ibnu Abi Syaibah dengan sanadnya dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, bahwa Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa naskah kitab yang ia dapatkan dari salah seorang ahlul kitab.

Lalu, ia berkata, “Wahai, Rasulullah. Saya telah mendapatkan sebuah naskah kitab yang bagus dari salah seorang ahlulkitab.”

Jabir berkata: Maka marahlah beliau dan bersabda, “Apakah kalian merasa ragu mengenai agama yang aku bawa, hai putra Khattab?

Demi Zat yang jiwaku ada ditanganNya! Sungguh, aku telah membawanya kepada kalian dalam keadaan putih bersih.

Janganlah kalian bertanya kepada mereka tentang sesuatu pun, karena mungkin mereka akan berbicara kepada kalian tentang sesuatu yang haq namun kalian mendustakannya, atau tentang sesuatu yang batil namun kalian justru membenarkannya.

Demi Zat yang jiwaku ada di tanganNya! Seandainya Musa masih hidup saat ini, tidak ada yang boleh ia lakukan kecuali mengikutiku.”

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ahmad, Abu Ya’la dan Bazzar dari Jabir dengan lafal yang sebagian besarnya sama.

[Haitsami (1/174) berkata: Dalam sanadnya terdapat Mujalid bin Sa’id, dinyatakan dha’if oleh Ahmad, Yahya bin Sa’id dan yang lainnya).

error: Allahu Akbar