13 - IlmuUpdate

Pengingkaran dan Teguran Keras kepada Orang yang Sibukkan Diri Pelajari Ilmu dari Ahlul Kitab

154
×

Pengingkaran dan Teguran Keras kepada Orang yang Sibukkan Diri Pelajari Ilmu dari Ahlul Kitab

Sebarkan artikel ini

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ahmad dan Thabarani dari Abdullah bin Tsabit, ia berkata: Suatu ketika Umar bin Khattab datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu ia berkata, “Wahai, Rasulullah. Saya lewat di tempat saudaraku dari kabilah Bani Quraizhah.

Lalu, ia menuliskan untukku kalimat-kalimat yang singkat namun sarat makna, berasal dari kitab Taurat. Maukah engkau jika saya tunjukkan kepadamu?”

Maka berubahlah wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Abdullah (bin Tsabit) berkata: Lalu, aku berkata, “Tidakkah kamu melihat apa yang tersirat pada wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?”

Umar pun berkata: Aku rela Allah sebagai Rabbku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai Rasulku.

Maka hilanglah kemarahan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Beliau bersabda, “Demi Zat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya! Seandainya Musa hidup di tengah-tengah kalian, kemudian kalian mengikutinya dan meninggalkan aku, niscaya tersesatlah kalian.

Kalian adalah bagianku di antara seluruh umat dan aku adalah bagian kalian di antara sekian nabi.”

(Haitsami berkata: Para perawinya adalah perawi kitab Shahih, hanya saja dalam sanadnya terdapat Jabir Al-Ju’fi, seorang rawi yang dha’if).

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Thabarani dalam Al-Mu’jamul-Kabir dari Abu Darda’ dengan lafal yang sebagian besarnya sama, -sebagaimana dalam kitab Majma’uz-Zawa’id.

4. Pengingkaran Umar Radhiyallahu ‘Anhu Terhadap Seseorang yang Berkata Kepadanya, “Saya Menemukan Kitab yang Berisi Perkataan yang Menakjubkan.”

NASHR AL-MUQADDASI meriwayatkan beserta sanadnya dari Maimun bin Mihran, ia berkata: Suatu ketika seseorang datang kepada Umar bin Khattab, lalu berkata, “Wahai, Amirul-Mukminin. Ketika kami menaklukkan kota Mada’in, saya menemukan kitab yang berisi perkataan yang menakjubkan.”

Umar bertanya, “Apakah itu bersumber dari Kitabullah?”

Aku berkata, “Tidak.”

Maka Umar meminta agar diambilkan cambuk, lalu ia pun memukul orang itu dengannya seraya membaca ayat: “Alif, laam, raa. Ini adalah ayat-ayat kitab (Alquran) yang nyata (dari Allah). Sesungguhnya, Kami menurunkannya berupa Alquran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.

Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Alquran ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan)nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui.” (QS. Yûsuf: 1-3).

error: Allahu Akbar