6 - Jihad

Pengorbanan Harta Para Sahabat Dalam Perang Tabuk

27
×

Pengorbanan Harta Para Sahabat Dalam Perang Tabuk

Sebarkan artikel ini

Sedangkan pada masa itu, orang-orang dalam keadaan sangat sulit, buah-buahan sedang matang, dan naungan di bawah pohon merupakan hal yang sangat disukai. Karena itu, banyak dari mereka yang lebih suka tinggal di kampung halaman dan enggan untuk berangkat perang dalam keadaan dan musim seperti itu.

Rasulullah SAW. mulai bergerak cepat dan bersungguh-sungguh untuk berangkat. Rasulullah SAW. memasang kamp di Tsaniyyatul-Wadd’, sedangkan jumlah mereka sangat banyak, tidak tercatat secara terperinci. Siapa pun yang ingin meninggalkan barisan, pasti ia mengira tidak akan diketahui oleh Nabi SAW., selama tidak turun wahyu mengenal dirinya dari Allah.

Setelah Rasulullah SAW. merasa mantap untuk melanjutkan perjalanan dan membulatkan tekad untuk berangkat, beliau mengangkat Siba’ bin ‘Urfuthah Al-Ghifari -ada yang mengatakan: Muhammad bin Maslamah- sebagai pimpinan sementara di Kota Madinah.

Lalu Rasulullah SAW. bersabda, “Sering-seringlah memakai sandal, karena seseorang dianggap masih berkendaraan selama ia memakai sandal.”

Ketika Rasulullah SAW. mulai bergerak, Ibnu Ubay pulang bersama orang-orang munafik lainnya.

Ia berkata, “Muhammad telah memerangi bangsa Romawi ketika keadaan sedang sulit, cuaca amat panas, menuju negeri yang jauh, untuk menghadapi pasukan yang tidak mampu ia hadapi. Muhammad mengira bahwa perang melawan bangsa Romawi merupakan gurauan semata-mata.”

Orang-orang munafik yang menjadi anak buahnya juga berpendapat seperti itu.

Kemudian Ibnu Ubay berkata, “Demi Allah! Terbayang olehku ketika sahabat-sahabatnya dibelenggu dengan tali.”

la mengucapkan kalimat ini untuk menyebarkan berita bohong mengenai Rasulullah SAW. dan para sahabatnya RHum.

Ketika Rasulullah SAW. bergerak dari Tsaniyyatul-Wada’ menuju Tabuk dan telah memasang semua panji dan bendera, panji terbesar diserahkan kepada Abu Bakar dan bendera yang terbesar diserahkan kepada Zubair.

Panji Kabilah Aus diserahkan kepada Usaid bin Hudhair. Panji Kabilah Khazraj diserahkan kepada Abu Dujanah dikisahkan pula bahwa panji itu diserahkan kepada Hubab bin Mundzir RHum.

Jumlah sahabat yang menyertai Rasulullah SAW. ketika itu 30.000 orang. Sedangkan jumlah tentara berkuda 10.000 orang. Rasulullah SAW. memerintahkan kepada semua Kabilah Anshar untuk memegang panji dan benderanya masing-masing.

Demikian juga kabilah-kabilah Arab lainnya, masing-masing dengan panji dan bendera mereka. [Demikian, dengan sedikit pengurangan].

error: Content is protected !!