3. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Duduk Dalam Satu Majelis yang Dihadiri oleh Ibnu Rawahah Radhiyallahu ‘Anhu dan Sabda Beliau Kepada Mereka
THABRANI meriwayatikan beserta sanadnya dalam kitab A-Mu’jamush-Shaghir dan ibnu ‘Abbas radhiyalláhu anhuma, ia berkata: Suatu ketika Nabi shallallahu ‘allaihi wasallam lewat di hadapan Abdullah bin Rawahah ketika ia sedang menyampaikan mauizah kepada kawan-kawannya.
Lalu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sungguh, kallan adalah orang-orang yang Allah telah perintahkan aku untuk bersabar menyertai kalian.”
Kemudian, beliau membaca ayat ini : “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaanNya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi: 28).
Lanjut beliau, “Sesungguhnya, jika ada majelis seperti kalian, sebanyak jumlah mereka yang duduk, sebanyak itu pula para malaikat duduk bersama mereka.
Jika mereka bertasbih menyucikan Allah, maka para malaikat pun bertasbih. Jika mereka bertahmid memuji Allah ta’ilâ, para malaikat pun bertahmid. Dan jika mereka bertakbir membesarkan Allah, para malaikat pun bertakbir.
Kemudian, para malaikat itu naik menghadap Allah jalla tsanâ uh -sedangkan Dia lebih mengetahui daripada mereka-. Lalu, mereka berkata, Wahai, Tuhan kami! Hamba-hambamu bertasbih menyucikanMu, maka kami pun bertasbih. Mereka bertakbir membesarkanMu, maka kami pun bertakbir. Dan mereka bertahmid memujiMu maka kami pun bertahmid.
Lalu, Allah berfirman, ‘Wahai Malaikat-Malaikatku! Aku persaksikan kepada kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka’
Para Malaikat berkata, ‘Diantara mereka ada Fulan dan Fulan yang banyak dosa.’
Dia berfirman, ‘Mereka adalah para ahli majelis (yang sejati). Tidak akan celaka orang yang duduk bersama mereka.”
[Haitsami (10/76) berkata: Dalam sanadnya terdapat Muhammad bin Hammad AI-Kufi, seorang rawi yang dha’if].
4. Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam Duduk Bersama Suatu Majelis yang Dihadiri oleh Salman Radhiyallâhu ‘Anhu dan Sabda Beliau Kepada Mereka
ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Hilyatul-Auliyâ” (4/342) dari Tsabit A|-Bunani, ia berkata: Ketika Salman radhiyallâhu ‘anhu sedang bersama sekelompok orang yang berzikir kepada Allah ‘azza wajalla, lewatlah Nabi shallallâhu alaihi wasallam.
Maka mereka pun berhenti berzikir. Lalu, beliau bertanya, “Apa yang kalian ucapkan tadi?”
Kami menjawab, “Kami berzikir kepada Allah, wahai Rasulullah.”






