11 - Iman

Hakikat dan Kesempurnaan Iman

5
×

Hakikat dan Kesempurnaan Iman

Sebarkan artikel ini

2. Pertanyaan Nabi SAW. Kepada Mu’adz RA., “Bagaimana Keadaanmu Pagi Ini?” dan Jawabannya

ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya dalam Kitab Hilyatul-Auliya (1/242) dari Anas bin Malik, bahwa Mu’adz bin Jabal radhiyaláhu ‘anhu datang menemui Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam, lalu beliau bertanya, “Bagaimana keadaanmu pagi ini, hai Mu’adz?”

la menjawab, “Pagi ini saya merasa beriman kepada Allah ta’ala.”

Beliau bersabda, “Sesungguhnya, setiap ucapan memerlukan bukti yang membenarkannya, dan setiap kebenaran memerlukan bukti. Lalu, apa bukti yang membenarkan ucapanmu?”

Mu’adz berkata, “Wahai, Nabiyyullah, Setiap kali memasuki waktu pagi, saya merasa mungkin akan memasuki waktu sore, dan setiap kali menmasuki waktu sore, saya merasa mungkin akan memasuki waktu pagi.

Setiap kali melangkahkan kaki, saya merasa mungkin tidak bisa melangkahkan kaki yang lain.

Seakan-akan saya melihat setiap umat berlutut, dipanggil untuk mengambil catatan amalnya, dengan disertai Nabi mereka serta berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah.

Dan seakan-akan saya melihat siksa terhadap ahli neraka dan pahala bagi ahli surga.”

Beliau bersabda, “Kamu sudah paham, maka teruslah kamu menetapinya.”

3. Sabda Nabi SAW. Kepada Suwaid bin Harits dan Kawan-Kawannya, “Bagaimana Keadaan Kalian?” dan Jawaban Mereka

TELAH disebutkan sebelumnya dalam bab dakwah kepada Allah dan Rasul-Nya sebuah hadis riwayat Suwaid bin Harits radhiyallâhu ‘anhu, ia berkata: Aku pernah menemui Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam sebagai utusan bersama keenam orang dari kaumku.

Ketika kami masuk menemuinya dan berbicara kepadanya, beliau senang melihat penampilan dan pakaian kami yang baik. Lalu, beliau
bertanya, “Bagaimana keadaan kalian?”

Kami menjawab, “Kami dalam keadaan beriman.”

Maka tersenyumlah Rasulullah shallalâhu ‘alaihi wasallam dan bersabda, “Sesungguhnya, setiap ucapan memerlukan bukti. Apa bukti ucapan dan iman kalian?”

Suwaid berkata: Maka kami berkata, “Ada lima belas hal: Lima diantaranya kami diperintahkan oleh utusan-utusanmu untuk mengimaninya.

error: Allahu Akbar