15 - Do'a

Kalimat-kalimat Pembuka Doa

40
×

Kalimat-kalimat Pembuka Doa

Sebarkan artikel ini

Yang tidak ada satu langit pun bisa menghalangi langit lain dariNya, tidak ada satu bumi pun bisa menghalangi bumi lain dariNya, tidak ada lautan yang bisa menghalangiNya terhadap apa yang ada di dasarnya, dan tidak ada satu gunung pun bisa menghalangiNya terhadap apa yang ada di kawasan bebatuannya.

Jadikanlah akhir usiaku sebagai masa yang terbaik. Jadikanlah bagian akhir amalku sebagai amal yang terbaik. Dan jadikanlah hari perjumpaan denganMu sebagai yang terbaik di antara seluruh hariku.”

Maka Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam menugaskan seseorang sehubungan dengan orang Arab Badui tersebut.

Beliau bersabda, “Apabila ia sudah selesai mengerjakan shalat, ajaklah ia ke sini.”

Akhirnya, seusai shalat, orang Badui itu pun menghadap beliau.

Sementara ketika itu telah dihadiahkan kepada Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam hadiah berupa emas dari suatu pertambangan.

Ketika orang Arab Badui itu datang, beliau memberikan emas itu kepadanya dan bertanya, “Kamu orang mana, hai Badui?”

la berkata, “Dari Bani ‘Amir bin Sha’sha’ah, wahai Rasulullah!”

Beliau bertanya, “Apakah kamu tahu mengapa aku memberikan emas itu kepadamu?”

la berkata, “Karena ada hubungan kerabat di antara kita, wahai Rasulullah!”

Beliau bersabda, “Memang, ada hak karena hubungan kerabat. Akan tetapi, aku memberikan emas itu kepadamu karena kamu pandai mengungkapkan pujlanmu kepada Allah ‘azza wajalla.”

[Haitsami (10/158) berkata: Para perawinya adalah perawi kitab Shahih selain Abdullah bin Muhammad Abu Abdirrahman Al-Adzrami. la adalah perawi yang tsiqah].

3. Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam Berdoa di Hadapan ‘Aisyah Radhiyallâhu Anhâ Dengan Ismul-A’zham

IBNU MAJAH meriwayatkan beserta sanadnya (hal. 698) dari ‘Aisyah rodhiyalâhu ‘anhá, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya, Allah. Aku mohon kepadaMu dengan namaMu yang suci, murni, penuh berkah, dan paling engkau sukai, yang apabila seseorang berdoa dengannya pasti engkau kabulkan, apabila Engkau dimohon dengannya pasti Engkau memberi, apabila rahmatMu diminta dengannya pasti Engkau memberikan rahmatMu, dan apabila seseorang memohon kelapangan dariMu dengannya pasti Engkau memberikan kelapangan kepadanya.”

‘Aisyah melanjutkan: Pada suatu hari beliau bersabda, “Hai, ‘Aisyah! Apakah kamu tahu bahwa Allah telah menunjukkan kepadaku tentang namaNya yang bila seseorang berdoa dengannya pasti Dia kabulkan?” ‘

Aisyah berkata, “Wahai, Rasulullah! Saya rela mengorbankan ayah dan ibuku demi engkau! Ajarkanlah nama itu kepadaku!”

Beliau bersabda, “Itu tidak layak untukmu, hai ‘Aisyah!”

‘Aisyah berkata: Maka aku pun bergeser dan duduk sesaat, kemudian aku berdiri dan mencium kepalanya, lalu aku berkata, “Wahai, Rasulullah! Ajarkanlah nama itu kepadakul”

Beliau bersabda, “Wahai, ‘Aisyah. Tidak layak bagimu untuk aku ajari tentang nama itu. Tidak layak bagimu untuk meminta perkara dunia dengan nama itu.

‘Aisyah berkata: Aku pun berdiri, lalu berwudu dan mengerjakan sjalat dua rakaat. Kemudian, aku berdoa: “Ya, Allah. Sesungguhnya, aku memanggilMu dengon sebutan Allah.

error: Content is protected !!