7 - Pemimpin

Berikut Kisah Penunjukan Pengganti Khalifah Setelah Abu Bakar Ash Shiddiq

215
×

Berikut Kisah Penunjukan Pengganti Khalifah Setelah Abu Bakar Ash Shiddiq

Sebarkan artikel ini

Setelah Umar keluar, Abu Bakar menengadahkan tangannya seraya berdoa, “Ya, Allah. Aku melakukan semua itu. (menunjuk Umar sebagai khalifah penggantinya) hanyalah untuk maksud kebaikan mereka dan karena aku khawatir akan terjadi huru-hara.

Aku telah berbuat seperti yang Engkau lebih ketahui dan aku telah mencurahkan segenap pikiranku untuk mengambil keputusan dengan mengangkat sebagai pemimpin mereka, orang yang terbaik di antara mereka, terkuat dalam menghadapi mereka, dan paling risau atas kebaikan mereka.

Ajal yang telah Engkau tetapkan, kini telah menjemputku, maka gantikanlah aku dalam mengurusi mereka, karena mereka adalah hamba-hambaMu, ubun-ubun mereka berada dalam genggamanMu.

Dengan tanganMu perbaiklah pemimpin mereka dan jadikanlah ia termasuk al-Khulafa ur-Rasyidin yang mengikuti arahan Nabi-Mu, Sang Pembawa Rahmat, serta arahan orang-orang salih sepeninggalnya, dan perbaiki pula rakyatnya.”

[Demikian dalam kitab Kanzul Ummál (3/145)]

Menurut riwayat ibnu Asakir dan Saif dari Hasan rahimahullah, ia berkata: Tatkala Abu Bakar mengalami sakit keras, dan merasa bahwa kematian akan segera datang, la mengumpulkan orang-orang lalu berkata, “Kini kondisiku sudah seperti yang kalian lihat.

Aku merasa bahwa ini adalah saat kematianku. Allah telah membebaskan kalian dari ikatan baiat kepadaku.

Dia telah melepas ikatanku dari kalian dan mengembalikan keputusannya kepada kalian.

Maka, angkatlah orang yang kalian inginkan sebagai pemimpin, karena jika kalian mengangkat pemimpin di saat aku masih hidup, besar kemungkinan kalian tidak akan berselisih sepeninggalku nanti.”

Orang-orang pun melaksanakan ucapan Abu Bakar dan meninggalkannya sendirian untuk bermusyawarah, namun mereka tidak mendapatkan keputusan yang bulat.

Mereka pun kembali kepada Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu dan berkata, “Pilihkanlah seorang pemimpin untuk kami, wahai Khalifah Rasulullah!”

la menjawab, “Mungkin nanti kalian akan berselisih?”

Mereka menyahut, “Tidak.”

Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kalau begitu, kalian harus berjanji dengan nama Allah untuk menerima pilihanku.”

Mereka menyahut, “Ya.”

Abu Bakar berkata, “Beri aku tenggang waktu untuk mempertimbangkan siapakah yang terbaik bagi Allah, agamaNya, dan segenap hambaNya.”

error: Allahu Akbar