15 - Do'a

Doa Bersama, Doa Dengan Suara Keras dan Mengaminkan Doa

32
×

Doa Bersama, Doa Dengan Suara Keras dan Mengaminkan Doa

Sebarkan artikel ini

Apabila melihat seseorang di dalamnya ia pun mengeluarkannya kecuali orang yang sedang berdiri mengerjakan shalat.

Pada suatu kali, ia mendapati beberapa orang sahabat Rasulullah shallalôhu (alaihi wasallam. Diantara mereka ada Ubay bin Ka’b.

Lalu, Umar bertanya, “Siapakah orang-orang ini?”

Ubay berkata, “Beberapa orang dari kaum kerabatmu, wahai Amirul-Mukminin.”

Umar bertanya, “Apa yang membuat kalian tetap di sini seusai shalat (Isya)?”

Ubay berkata, “Kami duduk berzikir kepada Allah.”

Abu Said melanjutkan: Kemudian, Umar pun duduk bersama mereka, lalu berkata kepada orang yang paling dekat dengannya, “Berdoalah kamu!”

Maka orang itu pun berdoa. Lalu, Umar meminta mereka semua agar berdoa satu demi satu.

Akhirnya, tibalah giliranku, sedangkan aku berada di samping Umar. la berkata, “Ayo, berdoalah!”

Maka lidahku terasa kelu dan badanku pun gemetar. Setelah mengerti apa yang aku alami, Umar berkata, “Berdoalah meskipun sekadar berkata: Ya, Allah. Ampunilah kami. Ya, Alah. Sayangilah kami.”

Kemudian, Umar sendiri berdoa. Diantara mereka yang hadir, tidak ada yang lebih banyak mengeluarkan air mata dan tidak ada yang lebih keras tangisannya dari pada Umar.

Seusai berdoa, Umar berkata, “Sekarang cukup! Kalian boleh pergi.

4. Doa Habib Bin Maslamah dan Nu’man bin Muqarrin Rodhiyollahu Anhuma Sebelum Peperangan

THABRANI meriwayatkan beserta sanadnya dari Abu Hubairah dari Habib bin Maslamah Al-Fihri adalah orang yang doanya mustajab- bahwa suatu ketika ia ditugaskan menjadi amir pasukan.

Maka ia pun mencari jalan untuk memasuki wilayah musuh (Bangsa Romawi).

Ketika telah berhadapan dengan tentara musuh, ia berkata kepada pasukannya: Aku mendengar Rasulullah shallalláhu ‘olaihi wasallam bersabda, “Apabila sekelompok orang berkumpul, lalu salah seorang diantara mereka berdoa, sedangkan yang lain mengamininya, maka pasti Allah mengabulkan doa mereka.”

Kemudian, Habib memuji Allah lalu berdoa, “Ya, Allah. Lindungilah darah kami dan berikanlah kami pahala para syuhada”

Lalu, ketika mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba datanglah panglima pasukan Romawi. la pun menemui Habib di kemahnya (untuk mengadakan perdamalan).

[Haitsami (10/170) berkata: Diriwayatkan oleh Thabarani dan ia berkata: Kata “Al-Hinbath” adalah bahasa Romawi yang berarti panglima pasukan.

Para perawinya adalah perawi kitab Shahih selain ibnu Lahi’ah, dan hadis yang diriwayatkannya hasan].

error: Content is protected !!