7 - Pemimpin

Khutbah Abu Bakar Shiddiq Pasca Rasulullah SAW. Wafat, Menenangkan Kondisi Saat Itu

41
×

Khutbah Abu Bakar Shiddiq Pasca Rasulullah SAW. Wafat, Menenangkan Kondisi Saat Itu

Sebarkan artikel ini

(Abu Bakar melanjutkan khutbahnya,) “Allah ta ‘âlâ juga telah berfirman kepada Muhammad
shallallâhu alaihi wasallam:

“Sesungguhnya, kamu akan mati, dan sesungquhnya mereka akan mati (pula).” (QS. az-Zumar: 30).

Dia juga berfirman: “Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nyalah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (QS. al-Qashash: 88).

Dia berfirman pula: “Semua yang ada di bumi itu akan binasa.

Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (QS. Ar-Rahmân: 26-27).

Firman-Nya yang lain: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.

Dan sesungguhnya, pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.” (QS. Ali Imrôn: 185).

Abu Bakar radhiyallàhu ‘anhu melanjutkan, Allah telah memberi umur kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan menjaganya tetap hidup hingga dia telah menegakkan agama Allah, mensyiarkan hukum Allah, menyampaikan risalah Allah, dan berjihad di jalan Allah.

Kemudian, Allah mewafatkannya dalam keadaan yang demikian dan meninggalkan kalian di atas jalur kebenaran.

Kini siapa pun yang akan mati, berarti dia mati setelah sampai kepadanya bukti yang jelas dan obat Penyembuh-yakni Alquran.

Oleh karena itu, barangsiapa menjadikan Allah sebagai rabbnya, ketahuilah bahwa Allah Maha kekal dan tidak akan mati, dan barangsiapa menyembah Muhammad dan memosisikannya sebagai tuhan, berarti tuhannya sudah mati.

Takutlah kalian kepada Allah, wahai semua orangl

Pegang teguhlah agama kalian dan bertawakallah kepada Rabb kalian, karena agama Allah akan tetap tegak dan kalimat Allah telah sempurna.

Allah akan menolong orang yang menolong agama-Nya dan Dia sendiri yang akan mengukuhkan agama-Nya.

Sungguh, kini kitab Allah berada di tengah-tengah kita.

la adalah Cahaya dan Obat Penyembuh.

Dengannya, Allah memberi petunjuk kepada Muhammad shallallôhu alaihi wasalam.

Di dalamnya terdapat penjelasan mengenai perkara yang Allah halalkan dan yang Dia haramkan.

Demi Allah, kita tidak peduli makhluk Allah mana pun yang akan membuat propaganda untuk menyerang kita.

Pedang-pedang Allah telah terhunus dan tidak akan kita letakkan kembali.

error: Content is protected !!