10 - Akhlak

Begini Sifat Rendah Hati Umar dan Utsman dari Berbagai Kisah

1
×

Begini Sifat Rendah Hati Umar dan Utsman dari Berbagai Kisah

Sebarkan artikel ini

Kemudian, ia turun dari mimbar.

Lalu, Abdurrahman bin ‘Auf radhiyallahu ‘anhu berkata, “Wahai, Amirul Mukminin, dengan khutbahmu itu, engkau justru menurunkan martabatmu sendiri.”

Lalu, Umar berkata, “Payah kamu, wahai Ibnu ‘Auf!

Ketika aku sendirian, terbersit dalam hatiku: Engkau adalah Amirul Mukminin. Siapa lagi yang lebih utama daripada kamu?

Maka aku ingin mengenalkan diriku tentang jati dirinya.”

[Demikian dalam kitab Muntakhab Kanzil-Ummal (4/417)].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ibnu Sa’d (3/293) dari Abu ‘Umair Harits bin ‘Umair dari seorang laki-laki dengan lafal yang semakna.

Dalam riwayatnya itu disebutkan (khutbah Umar), “Wahai, hadirin! Sungguh, aku telah melihat diriku tidak memiliki makanan yang biasa dimakan orang-orang pada umumnya, kecuali bahwa aku memiliki bibi-bibi dari bani Makhzum.

Maka aku mencarikan air yang segar untuk mereka. Lalu, mereka memberiku upah berupa segenggam kismis.”

Pada bagian akhirnya disebutkan (dalam khutbah Umar), “Kini aku merasa bahwa dalam diriku terdapat perasaan lebih dari yang lain, maka aku ingin merendahkannya.”

4. Umar Radhiyallahu ‘Anhu Naik Keledai Membonceng Seorang Anak Remaja

DINAWARI meriwayatkan beserta sanadnya dari Hasan, ia berkata: Pada suatu hari yang panas, Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah keluar dengan meletakkan kain syalnya di atas kepalanya.

Lalu, lewatlah seorang anak remaja dengan naik keledai.

Umar berkata, “Hai, Nak! Boncengkan aku!”

Maka anak remaja tersebut melompat dari keledai dan berkata, “Naiklah, wahai Amirul Mukminin.”

Umar berkata, “Tidak! Naiklah kamu, dan aku akan naik di belakangmu. Kamu ingin agar aku naik di tempat yang empuk dan kamu naik di tempat yang keras?”

Akhirnya, Umar naik di belakang anak remaja tersebut. Kemudian, Umar masuk Kota Madinah dengan membonceng anak itu, dan orang-orang melihat ke arahnya.

[Demikian dalam kitab Muntakhab Kanzil-‘Ummál (4/417)].

5. Umar Radhiyallahu ‘Anhu Berjalan Kaki Bersama Seorang Anak Kecil untuk Melindunginya dari Anak-anak Kecil Lainnya

IBNU SA’D (7/90) meriwayatkan beserta sanadnya dari Sinan bin Salamah al-Hudzali, ia berkata: Ketika di Madinah, aku pernah keluar bersama anak-anak kecil lain untuk memunguti kurma mentah.

error: Content is protected !!